RSS

MENGATUR KEUANGAN DALAM RUMAH TANGGA

02 Mar

Yah ne juga namanya baru berumah tangga..masi belajar jg gmna cara mengelola keuangan..kwatir terjadi deficit cash flow karena pengelolaan keuangan blm tertata dg baik dan blm ada perencanaan.

Walopun ada perbedaan pandangan mengenai uang baeg suami maupun istri karena dibesarkan di lingkungan yang berbeda, suami istri harus blajar saling terbuka mengenai keuangannya masing2. kegagalan dalam membicarakan soal keuangan didalam keluarga berpotensi menimbulkan masalah di kemudian hari.

Oleh karena itu dalam hal keuangan dalam rumah tangga perlu pengelolaan dimana masing2 individu memiliki hak dan kewajiban masing2. dengan pembagian tanggung jawab serta diskusi yg mendalam dapat meringankan persoalan yg mungkin timbul dimasa depan.

Dibwh ne..aq cm mw sharing az..cp tw ad saran yg bisa dipilih yg sesuai dgn keinginanmu

  • Uang bersama dan sistem amplop

Dimana penghasilan suami istri yg digabung jd 1, lalu pendapatan lgsg dialokasikan ke pos2 pengeluaran rutin. Nah, tiap pos diwakili 1 amplop. Misalnya cicilan motor, bensin, makan minum, baju, listrik, air, servis motor, tabungan.

  • Membagi berdasarkan percentage

Misalnya suami memberi kontribusi paling banyak sekitar 80% dan istri juga 80% dari besar gaji yg diterima. Dengan demikian suami dan istri masi memiliki sisa gaji sebesar 20% untuk disimpan atau digunakan secara pribadi.

  • Membagi tanggung jawab

Misalnya suami mengeluarkan biayya untuk urusan “berat”, seperti membayar cicilan motor, listrik, air, kebutuhan anak, bensin. Sedangkan istri bertugas untuk logistic bulanan, pernak pernik rumah, iuran, arisan, jajan, piknik dan tabungan.

  • Jika istri tidak bekerja

Tentunya dengan membicarakan tugas dan tanggung jawab untuk suami dan istri. Yg notabene c suami bekerja untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga dan c istri yg selama berada dirumah bertugas mulai dari urusan belanja regular bulanan sampai alokasi tabungan (dari pendapatan suami). Dalam hal ini posisi istri seperti manager dalam suatu perusahaan.

Ada pula yg menyerahkan gaji suami utuh kepada istri untuk dikelola. Itu smua terserah kebijakan suami dan istri tersebut asal smuanya dilakukan secara transparan c gpp..

Dengan membagi tanggung jawab bersama, suami tidak lagi merasa lebih dibandingkan istri. Karena kedua individu dalam keluarga tersebut memiliki tanggung jawab masing-masing. Untuk itulah keterbukaan dan diskusi mengenai keuangan menjadi sangat dibutuhkan.

 
Leave a comment

Posted by on March 2, 2011 in tips

 

Tags:

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: