RSS

Kalah cepat dengan semut!

31 Mar

Meski kecil mungil, namun seringkali semut-semut itu berhasil mengalahkan kita…

“Makanlah kue ini sekarang..”
“Oke, sebentar lagi ya, masih deadline nih…”

Dan, tak lama kemudian, kue itu pun hampir setengah habis. Bukan karena ulah mulut atau gigi-gigi manusia, namun karena puluhan semut sedang asyik berpesta pora menikmati manisnya.

Itulah saat di mana manusia biasanya marah dan menyesal, karena membiarkan jatahnya dimakan si semut. Itulah saat di mana semut menang, dan manusia kalah.

Kisah sederhana di atas mungkin pernah kita alami. Makanan kesukaan tiba-tiba dipadati pasukan semut, dan mereka hanya bisa lari terbirit-birit ketika kita mengebasnya. Apapun yang terjadi, kita tetap kalah dari mereka, kalah cepat.

Sebuah pelajaran mendasar pun menguak dari pengalaman tersebut. Kebiasaan menunda bisa membuat kita kalah dan rugi. Mungkin masalah kue bukanlah masalah genting yang menentukan hidup dan mati, namun prinsipnya tetap sama. Menunda = rugi, kalah, menyesal, itulah intinya.

Menunda mandi bikin tubuh bau.
Menunda makan picu maag.
Menunda pekerjaan menuai omelan dari atasan.
Menunda tidur mengakibatkan tubuh kelelahan.

Daftar di atas masih panjang lagi bila ingin diteruskan. Dan, jika hasil menunda hampir selalu negatif (dalam hal ini menunda kehamilan hingga pasangan siap tentu tak termasuk hitungan), maka mengapa kita masih suka main tunda-menunda? Saatnya kita ‘kalahkan’ para semut itu…Ayo, buruan, jangan tunda-tunda lagi…

 
Leave a comment

Posted by on March 31, 2011 in motivation

 

Tags: , ,

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: